Tidak semua orang beruntung dan tidak semua orang memiliki perjalanan yang indah. Ada yang harus berjuang mati-matian dengan kerasnya kehidupan yang berliku-liku sejak kecil. Dibesarkan dari keluarga yang egois dan keras kepala bahkan kurangnya kasih sayang yang mana akan membentuk bagaimana karakter anak nanti. Ada yang tumbuh menjadi anak yang memakai banyak topeng, memiliki banyak rahasia, saat ia harus terlihat baik-baik saja di hadapan orang tapi nyatanya menyimpan banyak luka pedih yang hanya ia pendam sendiri, bahkan sampai membuatnya stress dan sampai ia menyimpan trauma yang mmebuatku tercengang kala itu.
Dengan didikan orang tua yang terlalu keras tidak diimbangi dengan rasa kasih sayang dan hanya menuntut keinginan mereka, tertekan bukan? sudah pasti iya. Karena traumanya kambuh, dia melukai dirinya sendiri, bahkan dia tidak peduli bahwa apa yang dilakukan itu membahayakan dirinya sendiri, sering juga tiba-tiba menangis merintih sendiri. Dia tumbuh menjadi anak pendiam, dingin, kaku (bagi yang belum mengenalnya) namun positifnya adalah dia adalah anak yang kuat, tanggung jawab dan lebih dewasa daripada umumnya karena dihadapkan berbagai masalah dalam hidupnya.
Kita tidak bisa memilih ingin dilahirkan dari orang tua yang seperti apa. Yang harus kita lakukan adalah bersyukur masih diberi orang tua dan mendapat kasih sayang orang tua, namun bagi yang belum beruntung pasti ingin anaknya kelak tidak merasakan seperti apa yang dia rasakan dulu. Saat nanti Allah takdirkan menjadi orang tua, cobalah untuk menjadi orang tua yang baik, mencurahkan seluruh kasih dan sayang, dan menjadi panutan bagi anaknya kelak, karena karakter anak terbentuk dari bagaimana cara orang tua mendidik.