Selasa, 23 November 2021

Ilmu Kehidupan (Part 2)


Tidak semua orang beruntung dan tidak semua orang memiliki perjalanan yang indah. Ada yang harus berjuang mati-matian dengan kerasnya kehidupan yang berliku-liku sejak kecil. Dibesarkan dari keluarga yang egois dan keras kepala bahkan kurangnya kasih sayang yang mana akan membentuk bagaimana karakter anak nanti. Ada yang tumbuh menjadi anak yang memakai banyak topeng, memiliki banyak rahasia, saat ia harus terlihat baik-baik saja di hadapan orang tapi nyatanya menyimpan banyak luka pedih yang hanya ia pendam sendiri, bahkan sampai membuatnya stress dan sampai ia menyimpan trauma yang mmebuatku tercengang kala itu. 

Dengan didikan orang tua yang terlalu keras tidak diimbangi dengan rasa kasih sayang dan hanya menuntut keinginan mereka, tertekan bukan? sudah pasti iya.  Karena traumanya kambuh, dia melukai dirinya sendiri, bahkan dia tidak peduli bahwa apa yang dilakukan itu membahayakan dirinya sendiri, sering juga tiba-tiba menangis merintih sendiri. Dia tumbuh menjadi anak pendiam, dingin, kaku (bagi yang belum mengenalnya) namun positifnya adalah dia adalah anak yang kuat, tanggung jawab dan lebih dewasa daripada umumnya karena dihadapkan berbagai masalah dalam hidupnya.

Kita tidak bisa memilih ingin dilahirkan dari orang tua yang seperti apa. Yang harus kita lakukan adalah bersyukur masih diberi orang tua dan mendapat kasih sayang orang tua, namun bagi yang belum beruntung pasti ingin anaknya kelak tidak merasakan seperti apa yang dia rasakan dulu. Saat nanti Allah takdirkan menjadi orang tua, cobalah untuk menjadi orang tua yang baik, mencurahkan seluruh kasih dan sayang, dan menjadi panutan bagi anaknya kelak, karena karakter anak terbentuk dari bagaimana cara orang tua mendidik.

Ilmu Kehidupan (Part 1)



Hidup adalah pilihan. Disaat kita sudah yakin memilih salah satu diantara 2 bahkan lebih pilihan, disitulah harus siap menerima segala konsekuensinya. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Akhir-akhir ini aku mendapat pelajaran hidup yang amat berharga, yang membuatku tersadar bahwa ketika sepasang kekasih memutuskan untuk menyempurnakan agamanya berarti mereka telah siap menghadapi problematika pernikahan. Menikah tidaklah semudah dan seindah yang dibayangkan. 

Ketika dua insan yang berbeda (lelaki yang lebih dominan menggunakan logika dan perempuan dengan perasaannya) disatukan, harus menyamakan misi dan visi, siap menerima segala kekurangan dan kelebihan satu sama lain, dan mendekatkan diri kepada sang Khaliq. Dengang harapan terus bersama sampai maut memisahkan. Tidak hanya kata cinta dan kata manis saja yang dibutuhkan tapi ia yang bisa membimbing kita menuju syurgaNya. Menikah yang hanya berlandaskan cinta dan kurang paham agama, kemungkinan besar akan oleng dan bahkan kemungkinan akan hancur, na'udzubillahimindzalik.

Lalu apa jadinya jika sampai salah pilih? siapa yang mau disalahkan?

Apalagi itu pilihan sendiri, pasti amatlah rumit yang akan membuat diri tertekan dan memendam masalahnya sendiri. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan muncul rasa kecewa dan menyesal. Maka dari itu yang terpenting dalam hal memilih adalah agama. Lihatlah bagaimana hubungannya dengan sang Khaliq, bagaimana hubunganny dengan keluarga, orang lain dan bagaimana hubungannya dengan hewan serta tumbuhan, apakah sudah baik?

Bukannya pemilih, tapi untuk masalah mencari partner dalam menyempurnakan agama memang harus pilih-pilih tidak boleh asal-asalan. Karena menikah bukan untuk main-main, harapannya menikah sekali seumur hidup. Maka dari itu jangan sampai salah pilih, lebih baik terlambat menikah dengan orang yang tepat daripada segera menikah dengan orang yang salah. Tapi aku percaya dan selalu yakin bahwa Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk hambaNya, Ia akan menberikan yang terbaik disaat yang tepat. Sebagai hambaNya kita hanya bisa bersabar, berusaha, berdoa dan terus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik.

Jumat, 01 Oktober 2021

πŸ’™MY QUOTESπŸ’™

                                         

πŸ’™Kesalahan terbesar adalah memilih menyerah dan mengakhiri semuanya, seakan-akan tak ada harapan lagi.

πŸ’™ Hard work, smart work, positive thinking!

πŸ’™ Don't compare your process with other's process, because not all flowers bloom at the same time!

πŸ’™ Just be yourself and believe in youself!

πŸ’™ Fall seven stand up eight.

πŸ’™ Sebuah kesalahan bukanlah hal yang buruk, karena berawal dari kesalahan kau akan tahu sebuah           kebenaran.

πŸ’™ Menjauh bukan berarti tak ada rasa, tapi dengan menjauh ialah salah satu cara untuk saling                   menjaga.

πŸ’™ Simpanlah mimpimu dalam angan, perbanyak usaha dan doa, lalu realisasikan dengan fakta, dan           buktikan pada dunia kau tak bercanda!

πŸ’™ Be the best version who you are.

πŸ’™ Menerima daripada menghakimi, menghargai daripada menyalahkan.

πŸ’™ I love my self, I can do it, I will reach my dream.

πŸ’™ I am not perfect, but don't ever ask me to be someone else because you won't find someone like              me again!

πŸ’™ You will never know if you never try.

πŸ’™ If  I were the sun, I would shine the world.

πŸ’™ Sering kali, berkaitan dengan menghindari perasaan berkaitan dengan mengingkari kebenaran.

πŸ’™ Semakin pandai mengontrol emosi, akan semakin bijak dalam menjalani hidup.

πŸ’™ Hidup bukanlah tentang kamu saja, berilah waktu untuk mendengar keluh kesah orang lain,               bukalah jalan pikirmu, terimalah segala saran dan kritik, lalu perbaiki dan buatlah perubahan.











Sajak Kata

                       

Saat mata terpejam

Jemari menggenggam

Dalam hati ku bergumam

Masih adakah mimpi yang terpendam?


                Tentu masih

                Ucapku lirih

                Perlahan kuraih

                Yakinku berlebih

                Tanpa keluh dan sedih    


Kobaran api yang terus membara

Menguasai raga tanpa lara

Sesekali menyerah tak mengapa

Asal jangan berhenti mencoba

Jalan akan selalu ada


                Tak perlu menjadi sempurna

                Asal mau berusaha 

                Sekuat tenaga

                Diiringi dengan doa.





Kamis, 23 September 2021

Overthinking

                                                                Lagi-lagi  Overthinking

Seperti daun yang bertebaran 
Entah kemana ia terjatuh
Terbang bak diterpa angin
Bagaikan tersesat 
Tak tau arah dan tujuan

Ia hanya mengikuti arus
Kemanapun angin membawanya
Disitulah ia akan berada
Seperti orang ling lung 
Yang berjalan di jalan buntu

Dan sekarang
Aku merasa seperti daun
Seorang gadis yang bingung akan dirinya sendiri
Bukan hanya aku saja
Mungkin kebanyakan orang di usia 20 an
Kerap merasa seperti daun
yang bingung akan arah dan tujuan hidupnya

Dibimbangkan antara keluarga, karir dan cinta
Menurutku semua itu sama-sama penting
Hanya saja seringkali kita galau
Melihat teman-teman sudah pada bekerja
Dan sebagian sudah menikah

Percayalah 
Bahwa semua itu butuh proses
Jangan bandingkan prosesmu dengan proses mereka
Seperti sebuah quote yang pernah ku baca
Tidak semua bunga bermekaran di waktu yang sama

Begitu halnya denganmu
Tidaklah kesuksesanmu
Datang secara bersamaan dengan mereka
Ia akan datang disaat yang tepat
Saat kamu mau mencoba dan terus berusaha

Bukan berarti kegagalanmu saat ini 
Adalah akhir dari segalanya
Mungkin kesuksesanmu 
Ingin lebih dimanja dan diperhatikan
Ia ingin diperjuangkan kembali
Ia senang melihatmu berproses
Melihatmu terjatuh lalu bangkit
Tak peduli berapa kali terjatuh 

Teruntuk kamu
Semangat ya!
Jangan pernah berhenti
Jatuh boleh, nyerah jangan!

Ingat!, banyak hal yang harus dipertaruhkan
Ada orang tua yang harus kamu bahagiakan
Ada orang tepat sedang menunggumu
Dan ada masa depan yang cerah.

Sekali lagi, Semangat ya!πŸ’™
Kamu kuat, kamu hebat πŸ‘₯
Always be happy and keep your smile!.😊





Minggu, 15 Agustus 2021

Prioritaskan Dirimu

Semakin beranjak dewasa 
Semakin tersadar
Bahwa tidak ada yang lebih penting
Dari kebahagiaan diri sendiri
Love your self first!

Seringkali manusia lupa
Rela berkorban demi orang lain bahagia
Padahal belum tentu dirinya bahagia
Apakah ini benar? Tentu tidak

Kamu boleh membuat orang lain bahagia
Tapi satu hal yang harus diingat
Berbahagialah terlebih dulu
Sebelum membuat orang lain bahagia
Prioritaskan dirimu 
Karena yang tahu dirimu, 
Ya dirimu senidiri bukan?

Tak perlu berharap, 
Orang lain akan membahagiakan kita
Karena yang terpenting adalah
Kita bisa bahagia tanpa orang lain

Seseorang pernah berkata padaku
"Cintailah dirimu terlebih dahulu,
Sebelum kamu mencintai orang lain"
Bisa dipahami dari kalimat tersebut
Bahwa kita tidak perlu berpura-pura untuk menjadi orang lain
Agar disukai banyak orang.

Ini malah akan menyiksa dirimu 
Ibarat kamu sedang memakai topeng
Kamu tidak bisa menjadi diri sendiri

Yakinlah, bahwa seseorang yang tepat 
Tidak akan memperdulikan segala kekuranganmu
Justru ia ingin melengkapinya 
Karenannya yakin,
Dengan adanya dirimu dan dirinya
Itu akan menjadi sempurna πŸ’—

Seseorang yang tepat
Akan datang disaat yang tepat
Tidak terlalu cepat
Tidak pula terlalu lambat
Teruslah berusaha dan berdoa
Jadilah versi terbaikmu
Maka suatu saat nanti
Kebahagiaan akan menjemputmu 
Trust it guys! πŸ˜‰


Selasa, 05 Januari 2021

Aksara Rasa

Rasa 


Saat hati mulai terpatri

Pada satu kunci

Yang tak akan terganti

Aku mulai berpikir

Mengapa aku begini

Memikirkannya lagi dan lagi

Tak kenal lelah dan jemu

Tapi hatiku selalu mengelak

Mencoba untuk mengingkarinya

Naif memang


Entah rasa apa yang kurasa

Yang ku tau satu

Aku tenang

Aku nyaman

Saat bersamanya

Mungkin aku memang sedang merindukannya


Cukup aku dan Tuhan yang tau

Tak perlu orang lain tau

Ingin kuungkapkan

Tapi hakikatnya tidaklah pantas seorang wanita

mengutarakan rasanya pada lelaki yang ia cintai

Biar ku pendam dalam-dalam

Kusimpan di lubuk hati terdalam

Karena aku yakin

Bila memang jodoh tak akan kemana


Terima kasih sudah pernah membuatku bahagia

Meski sampai detik ini

Aku tak mengerti bagaimana perasaannya

Dia memang hebat

Bisa membuatku kembali jatuh cinta lagi

Setelah berkali-kali patah hati

Terima kasi sudah pernah ada

Dan mengukir sejarah dalam hidupku


Senin, 09 Desember 2019

BERITA FEATURE -(JURNALISTIK ONLINE) Kel 4


Gelar Kirab Unik di Kampung Sate Sate Ponorogo

(Foto :JokoReskiyono)

Kirab yang ada di Ponorogo ini bias dibilang Unik. Warga setempat di kelurahan Setono ini menggelar Kirab Sate yang menjadi ciri khas dari desa Setono itu sendiri. Kirab yang di laksankan pada 16 Vovember 2019 yang diikuti oleh Suluruh masyarakat setempat itu mengundang daya Tarik bagi masyarakat Ponorogo.
JOKO RESKIYONO, Ponorogo. Jika kamu memasuki Kelurahan Setono, maka pertama kali yang akan terlihat ialah benner benner sate yang ada di setiap rumah warga. Aroma sate yang khas akan menemanimu sepanjang jalan menyebrangi desa setono. Mayoritas besar warga setono menekuni usaha bisnis sate yang sudah tersebar di penjuru kota maupun desa.
Belum lama ini warga Setono mengadakan kirab yang unik, jika kirab dan karnaval identik dengan Kesenian dan Budaya namun Kirab yang terlihat di Kelurahan Setono ini bisa terbilang berbeda. Dimana masyarakat setempat menggelar Kirab Kuliner Sate Setono. kirab yang baruberjalan 2 kali ini mengundang banyak warga Ponorogo untuk melihatnya. Kirab yang di ikuti oleh seluruh warga Setono dengan memakai pakaian khas Daerah, juga ada gerobak Sate serta peralatan membuat sate dari masa ke masa. Kirab ini menceritakan bagaimana dulu warga setempat menjajakan dagangannya dengan memikul rombong mengelilingi kampong-kampung. Tak hanya itu berbagai macam kesenian juga ada seperti, Gajah-gajahan, Grub Banjari ada juga Kakang Senduk Ponorogo dan lain lainnya.
Menurut Samsul Hidayat ketua Paguyuban Sate Setono “bahwa kegiatan ini adalah bentuk dari untuk memperkenalkan sate Setono sebagai makanan khas Ponorogo dari berbagai makanan khas lainnya”.




           

BERITA HARD NEWS (JURNALISTIK ONLINE) -kel 4


Kebakaran RSUD di Ploso Jombang


(Foto dari Ana Amirotul warga Jombang)

       Senin (09/12/2019)  Jago merah menyambut Kota Jombang, tepatnya di RSUD Ploso yang membakar gudang obat di rumah sakit tersebut.  Menurut warga setempat, kebakaran terjadi karena konsleting listrik. Selain gudang obat, mobil jenazah yang berada di lokasi juga ikut terbakar. Kebakaran pertama kali diketahui pada pukul 12.00 WIB.  
       Wakil Direktur RSUD Ploso Dian K Rahmat menjelaskan, kebakaran diketahui saat asap mengepul di atas gudang obat. Selanjutnya petugas melakukan pemadaman secara manual yang dibantu oleh warga juga. Karena hembusan angin sangat kencang, membuat api sulit untuk dipadamkan. Akhirnya dua unit mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi. “Selain gudang obat yang terbakar, satu unit mobil jenazah juga ikut terbakar,” ujar Dian.
       Kapolsek Ploso Sutikno membenarkan kejadian tersebut. “Dugaan sementara, kebakaran disebabkan karena konsleting listrik dari kabel AC (air conditioner),” ujar Sutikno
Saat itu, salah satu karyawan Rumah sakit bernama Santoso sedang menyiram halaman depan gudang obat-obatan. Santoso mencium bau asap yang sangat menyengat, tetapi ia mengira bau asap itu berasal dari sampah yang sengaja dibakar.
  
       Namun dugaan Santoso salah, ternyata sumber bau tersebut berasal dari ruangan gudang obat-obatan akibat AC (air conditioner) yang berada di sebelah pojok atas sisi barat ruangan itu mengalami konsleting sehingga AC terbakar. Lalu Santoso segera melaporkan kejadian ini ke pihak keamanan RSUD.
       Akibat kejadian ini, sebuah mobil jenazah dan berbagai jenis obat-obatan di dalam gudang tersebut ludes tak ada yang tersisa sama sekali. “ Atas kejadian tersebut kerugian materi yang dialami RSUD Ploso mencapai 1 miliar. Kejadian terssebut juga sudah dilaporkan ke kantor Polsek Ploso guna diproses lebih lanjut,” ungkap Sutikno.


            Dari gambar diatas sangat jelas gumpalan asap yang muncul dari atap ruang gudang obat-obatan rumah sakit. Warga sekitar juga sangat berantusias melihat apa yang terjadi dan memiliki ambisi yang bagus untuk membantu memadamkan api sebelum pihak dari pemadam kebakaran datang.

Hard Work, Smart Work, Positive Thinking

Rindu Yang Tak Berujung

Ada masanya kita harus melepaskan seseorang  Bukan karena tidak sayang lagi Tapi keadaanlah yang memaksa Memang sulit melepas dengan ikhlas ...